Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

"Meet Up" pertama pemandu lokal (Local Guide) di Kuala Kapuas - 15 Februari 2020

Pada hari Sabtu, 15 Februari 2020 bertempat di aula RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas akan dilaksanakan kegiatan pemandu lokal (Local Guide) Kuala Kapuas yaitu Worldwide Hospital Edit Walk V3.0. Kegiatan ini berusaha untuk memperbaiki pemetaan tempat-tempat yang biasa dikunjungi masyarakat di rumah sakit, serta perbaikan pemetaan fasilitas kesehatan yang ada di daerah setempat.

Dalam kegiatan ini direncanakan akan dilakukan perbaikan pemetaan di rumah sakit serta beberapa praktek dokter yang ada di Apotek Mujarab dan Apotek Murah. Untuk bergabung, silahkan kunjungan halaman berikut:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"