Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Al-Qur’an adalah hujjah yang membelamu atau menuntutmu
Ali bin Abi
Thalib: akan datang kepada manusia suatu zaman dimana Islam tidak akan tinggal
kecuali nama; dan tidak ada yang tersisa dari Qur’an kecuali tulisannya;
masjid-masjid mereka megah, besar, mewah tapi tidak lagi menjadi petunjuk
(cahaya); ulama-ulama mereka menjadi makhluk yang paling buruk yang ada di muka
bumi, dari mereka muncul fitnah-fitnah.
Interaksi dengan
Qur’an:
1.Membacanya. Barang siapa yang membaca satu huruf
dari Qur’an dia akan mendapatkan kebaikan, kebaikan itu dilipatgandakan menjadi
sepuluh kali. Aku tidak mengatakan alif lam miim itu satu huruf tapi alif itu
satu huruf, lam itu satu huruf dan miim itu satu huruf.
2.Memahaminya.
3.Mengamalkannya
4.Mendakwahkannya
Bila kita tidak
melakukan hal-hal diatas, maka Qur’an akan menuntut kita di hadapan Allah SWT.
Mengamalkan Qur’an
(Yusuf Qardhawi)
1.Menjadikan Qur’an sebagai panutan
2.Menjadikan Qur’an sebagai petunjuk hidup
3.Menjadikan Qur’an sebagai sumber hukum
4.Menjadikan Qur’an sebagai aturan dakwah
5.Beriman kepada Qur’an secara total
6.Memberikan perhatian terhadap apa-apa yang
disampaikan dalam Qur’an
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (Q.S. Al-Ahzab, 33: 21)...
Contoh dari Qur’an
adalah Rasulullah. Rasulullah memberikan contoh ibadah, akhlak, dll. Rasulullah
menjadi Qur’an yang berjalan, Qur’an yang hidup. Rasulullah menjadi teladan
bagi orang yang mengharapkan mengharapkan pertemuan dengan Allah dan hari
akhir. Ada hubungannya antara kualitas keimanan dan keteladanan kepada
Rasulullah SAW.
Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu". Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Q.S. Ali Imran, 3: 31)
Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyi kan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan Kitab yang menerangkan. (Q.S. Al-Maidah, 5: 15)
Sungguh Allah telah memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus diantara mereka seorang rasul dari golongan mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah, membersihkan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab dan Al Hikmah. Dan sesungguhnya sebelum (kedatangan Nabi) itu, mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata. (Q.S. Ali Imran, 3: 164)
Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus. (Q.S. Al-Maidah, 5: 16)
Jika datang
kepadamu petunjuk daripadaku (Qur’an) maka barang siapa yang mengikuti
petunjukku tidak akan sesat dan tidak akan celaka
Maka barang siapa
yang berpaling dari peringatanku maka sesungguhnya baginya penghidupan yang
sempit. Pada hari kiamat akan dibangkitkan dalam keadaan buta. Wahai Tuhanku
mengapa engkau bangkitkan aku dalam keadaan buta. Dulu ketika Qur’an (peringatan-Ku)
datang, kamu abaikan, sekarang kamu kami abaikan.
Umar bin Khattab
mengatakan kita adalah umat yang Allah muliakan dengan Islam, maka jika kita
coba-coba mencari petunjuk dari luar Islam, dari luar Qur’an maka pasti Allah
akan mengingatkan kita.
Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya. (Q.S. An-Nisa, 4: 65)
Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata. (Q.S. Al-Ahzab, 33: 36)
Ayat ini bersifat
umum terhadap berbagai masalah / persoalan.
Tentang sesuatu apapun kamu berselisih, maka putusannya (terserah) kepada Allah. (Yang mempunyai sifat-sifat demikian) itulah Allah Tuhanku. Kepada-Nya lah aku bertawakkal dan kepada-Nya-lah aku kembali. (Q.S. Asy-Syura, 42: 10)
Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin? (Q.S. Al-Maidah, 5: 50)
Berikut ini adalah terjemahan dari halaman di Astronesian Basic Vocabulary Database . Nampaknya masih perlu ada koreksi untuk bahasa Dayak-nya sendiri, begitu juga dengan terjemahannya. Untuk penerjemahan menggunakan Google Translate . Koreksi bahasa dibantu oleh Dra. Hernawaty, M.Kes. Untuk koreksi dari halaman ini dapat diberikan pada komentar. Upaya penerjemahan Kamus Bahasa Dayak - Jerman sedang berlangsung, dapat dipantau pada: Kamus Dayak Ngaju - Indonesia .
Toko ini terletak di Jl. Kapuas Seberang I, Kelurahan Dahirang, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas. Teleponnya adalah (0513) 23655. Toko ini menjual berbagai souvenir khas Kapuas seperti perahu naga yang terbuat dari getah nyatu (sebagaimana tampak dalam gambar berikut ini): Perahu naga dari getah nyatu
Kata benda dengan awalan Jalah toh bujur. - Huma te korik. - Lewu toh hai tuntang bahalap. - Ie oloh korik. (tingkat rendah). - Danum jetoh papa. - Oloh te bujur. - Kabon korik te bahalap. - Huma toh dia hai. - Andau toh andau hai. Kalimat sederhana yang dibentuk dari kata sehari-hari Ingat: Kalimat biasanya dimulai dengan subyek , diikuti dengan predikat dan obyek . Diawal kalimat anda juga meletakkan kata yang harus ditekankan. Kemurnia suku juga penting. Tensesnya dibentuk oleh "aton", nya; "jari", sudah; "kareh," masa depan, akan, dan "akan," akan, harus, semuanya mendahului kata kerja. Seringkali tense hanya hasil dari konteks. omba, pergi bersama-sama awi , lakukan, lakukanlah dumah , datang buli , kembali ke nahuang, handak, maku, ingin imbit , itu akan dibawa gau , mencari harati , memahami Aku omba keton. Aku ikut denganmu. Omba aku , pergi dengan saya Awi te ! Lakukan itu Imbit danum ! Bawa air Bu...
Komentar
Posting Komentar
Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!