Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pelantikan dan Bimbingan Teknis PPS se-Kecamatan Selat





Pada hari Sabtu, 21 Maret 2020, setelah melalui tahapan yang panjang, dari mulai tes tertulis, wawancara dan tanggapan masyarakat, maka anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah dilantik. Pelantikan dilakukan saat Pandemi COVID-19, maka Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Selat harus berkoordinasi dengan Kepolisian Sektor Selat dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas. Setelah mendapatkan izin dengan syarat: acara tidak boleh lama, sebelum kegiatan Dinas Kesehatan  melakukan penyemprotan, dan PPK menyiapkan masker dan hand hygiene. Setiap peserta yang masuk ke aula kecamatan Selat diberikan semprotan hand higiene dan yang batuk-batuk diberikan masker. Pada akhirnya pelaksanaan pelantikan berjalan lancar. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"