Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Video promosi jurusan perikanan SMK Al-Amin Kapuas



Mulai tahun ajaran 2020-2021, SMK Al-Amin Kapuas membuka jurusan baru yaitu perikanan. Pembukaan jurusan ini didukung oleh berbagai sarana pendukung yaitu 
  • bioflok yang merupakan bantuan dari Kementerian Perikanan dan Kelautan
  • tempat pembenihan yang merupakan bantuan dari Bank Indonesia Palangka Raya
  • tempat budi daya ikan yang merupakan bantuan dari Bank Indonesia Palangka Raya
Bagi siswa yang berasal dari luar kota, bisa menginap di asrama yang disediakan oleh pondok pesantren Al-Amin Kapuas. 

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Bapak Hardi Septian - 0853-4841-1280

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"