Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Panti Asuhan Mujahidin Muhammadiyah Kapuas Timur


Pada bulan Januari 2014, seorang donatur mendatangi Masjid Mujahidin, Anjir Km. 9 untuk menyampaikan maksudnya membangunkan panti asuhan. Setelah bermusyawarah, akhirnya usul tersebut disepakati oleh warga di sekitar masjid. Pembangunan panti asuhan dimulai pada bulan Februari 2014. Enam bulan kemudian pembangunan panti asuhan ini selesai. Panti asuhan ini dibuka secara resmi pada tanggal 1 Januari 2015.

Anak-anak yang tinggal di Panti Asuhan ini bukan cuma dari Kalimantan Tengah, bahkan ada yang dari Kota Baru, Kalimantan Selatan. Pada saat liputan ini, panti asuhan memiliki 16 orang anak asuh.  14 orang laki-laki tinggal di panti asuhan dan dua orang wanita yang disantuni. 1 orang sudah lulus SMP. 1 masih dalam pendidikan anak usia dini (PAUD). Anak asuh pertama sekarang sudah kelas III SMA.

Beberapa kegiatan di Panti Asuhan Mujahidin adalah:
  • Shalat lima waktu
  • Bersih-bersih kamar tidur dan halaman
  • Mandi
  • Sarapan, makan siang, makan malam
  • Belajar baca, menulis, Qur'an
Pengasuh Panti Asuhan:
  • Bapak Ariyadi
  • Ibu Helda R

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"