Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pertemuan Orientasi Pemutakhiran Data Surveilans Gizi Tingkat Kabupaten Kapuas Tahun 2020

 





Pada hari Selasa, 20 Oktober 2020 bertempat di aula Hotel Raudah, Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah, dilaksanakan kegiatan Pertemuan Orientasi Pemutakhiran Data Surveilans Gizi Tingkat Kabupaten Kapuas Tahun 2020. Dalam kesempatan ini Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Bapak Apendi, SKM, MM, menyampaikan bahwa generasi sekarang ini sangat bergantung kepada gizi. Beliau mengajak kita semua untuk membina ibu-ibu yang memiliki Balita. Saat ini persentase stunting di Kabupaten Kapuas sebanyak 41%. Gizi dan imunisasi harus diperhatikan dalam rangka untuk memperbaiki masalah stunting. 

Berita dan gambar dikirimkan oleh Bapak M. Hipni.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"