Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Menghapal Qur'an seperti orang yang naik gunung - Ustadz Abdul Aziz Abdur Rouf, Al-Hafidz, Lc

Beda kalau yang bicara adalah orang yang sudah hapal Qur'an dan mengajarkannya. Beliau memberi banyak sekali tip-tip yang menarik dalam menghapalkan Qur'an.

Beliau mengamini semua sikap orang dalam berinteraksi bersama dengan Qur'an baik itu:

  • Belajar membaca
  • Membaca
  • Menghapal
  • Membaca terjemah
  • Membaca tafsir
  • Mengajarkan Qur'an
Ketika ditanya tentang bagaimana menyemangati diri saat merasa kesulitan dalam menghapal. Beliau menyarankan agar kita bersikap seperti orang yang naik gunung. Kalau tidak bisa cepat, cukup jalan selangkah-selangkah, namun tetap berjalan. Jadi kalau lagi malas untuk menghapal, perbanyak untuk membaca Qur'an. Misalnya membaca surat yang mau dihapal sebanyak 50 kali.

Ketika ditanya tentang bagaimana memotivasi anak untuk menghapal Qur'an. Beliau mengingatkan bahwa menghapal Qur'an ini bukan perlombaan. Tidak ada bahasa gagal dalam menghapal Qur'an. 

Beliau mengajak kita untuk bersabar bersama Qur'an, sampai setan bosan untuk menggoda. 

Beliau mengajak para orang tua untuk bisa membentuk lingkungan Qur'an di rumah masing-masing. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)