Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

100 educated - Global Educator Achievement - Know Your Lemons

 

Pada hari Jum'at, 18 Juni 2021, saya menerima gambar di atas karena sudah memberi penyuluhan tentang Kanker Payudara kepada lebih dari 100 orang. 

Kegiatan penyuluhan kanker payudara dengan menggunakan metode Know Your Lemons ini sudah saya mulai sejak bulan Mei 2021. Saat ini sudah tiga kota yang menyelenggarakan kegiatan penyuluhan ini yaitu Kuala Kapuas, Palangka Raya dan Muara Teweh.

Upaya untuk menambah jumlah edukator / pendidik terus dilaksanakan, namun saat ini baru sekitar empat orang saja yang menunjukkan minatnya. Kendala utama adalah masalah bahasa. Untuk menjadi pendidik / penyuluh harus bisa bahasa Inggris dan memiliki motivasi yang kuat untuk mengajar.

Saat ini, baru beberapa bahan ajar saja yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, seperti presentasi power point, perkakas / perangkat payudara, kemudian petunjuk permainan 12 tanda kanker payudara. Sedangkan aplikasi Know Your Lemon di Android dan iPhone, belum diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. 

Upaya untuk mencari sponsor untuk penerjemahan terus dilakukan. Mudah-mudahan ada donatur yang tergerak hatinya untuk membantu upaya deteksi dini kanker payudara.

#knowyourlemons


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"