Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Webinar Deteksi Dini Stunting dan Permasalahan Gizi Pada Balita - Prokami Kalimantan Tengah

Pada hari Sabtu, 14 Mei 2022 bertempat di Zoom Meeting, dilaksanakan kegiatan Webinar Deteksi Dini Stunting dan Permasalahan Gizi Pada Balita. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Perhimpunan Profesional Kesehatan Muslim Indonesia (Prokami) Kalimantan Tengah. 

Acara dibuka oleh MC, Ibu Novy Cahyani. Setelah pembukaan dilanjutkan dengan pelantikan kepengurusan Prokami Wilayah Kalimantan Tengah oleh drg. Ufo Pramigi, Sekretaris Umum Perhimpunan Prokami. Setelah itu barulah acara dimulai dengan moderator dr. Tri Setyautami, MPHM, pelakana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas.

Pembicara pertama adalah Dr. dr. Suyuti Syamsul, MPHM, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah yang berbicara tentang Masalah Stunting di Kalimantan Tengah. Setelah itu dilanjutkan oleh dr. Diah Erma Prita Santi, Sp.A, M.Biomed (dokter spesialis anak di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun) yang berbicara tentang Deteksi Dini Stunting dan Update Diagnosis Terbaru. Diakhiri oleh Bapak Mars Khendra Kusfriyadi, STP, MPH (Direktur Poltekkes Kemenkes Palangka Raya) yang berbicara tentang Permasalahan Gizi Balita. 

Acara ditutup oleh Ibu Seri Wahyuni, S.ST, M.Kes (Ketua Wilayah Prokami Kalimantan Tengah).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"