Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Situs "Know Your Lemons" sudah tersedia dalam bahasa Indonesia

 
Pada hari Jum'at, 7 Oktober 2022, manajer relawan Know Your Lemons memberitahukan bahwa video penyuluhan deteksi kanker payudara yang dilaksanakan di SMAN 2 Kuala Kapuas sudah dimuat di situs resmi Know Your Lemons 

(Kenali Lemon® Anda untuk deteksi dini | Deteksi Dini Kanker Payudara (knowyourlemons.org). 

Video ini merupakan karya dari Eniqa Art. 

Selain menampilkan video dari Indonesia, situs Know Your Lemons juga menampilkan dua orang wanita yang mengenakan pakaian adat Dayak Ngaju yang sedang memegang kartu pos 12 tanda kanker payudara berikut:



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"