Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (6)

Catatan: Bentuk sopan "Anda" dibentuk dengan menyebutkan gelar atau nama orang yang diajak bicara. Misalnya:

  • Bara kueh guru?
  • Tuan handak akan kueh?
  • Parea Hendrik sampai?
  • Are tabe bara ikei akan Damang (dalam surat)
  • Keleh Kiai omba akan huma!
  • Keleh bapa Dohong dumah kea alem kareh, iyoh?

- ngawa, ke arah hilir
- ngaju, ke arah hulu
- buah, terkena, benar
- sala, salah, meleset
- beken, lain
- has! ayo! ayo! Maju!
- koan, katakan
- mbuhen? Mengapa?
- lepah, semua habis
- hapus, seluruhnya, selesai
- baya, hanya, saja (diletakkan di depan)
- bewei, ih, hanya (diletakkan di belakang)
- katawan, tahu
- kasene, kenal
- tau, bisa
- tau dengan, suka, sayang
- maja, kunjungi
- kalapean, lupa
- susah, tidak nyaman, merepotkan
- dia usah, tidak perlu
- dia men, tidak apa-apa
- palus, segera, langsung
- kalotoh, kakai, seperti ini (yang akan datang)
- kalote, kai, seperti itu (yang telah lewat)

- Buah toto auch ewen. 
- Hong ngawa are lewo hai. 
- Andau jaton bahalap.
- Dia men. 
- Koan oloh, aton surat bara ngadju. Surat te hindai sampai aku. 
- Murah aku kalapean kare auch te. 
- Behas jari lepah. 
- Kilen, keton hindai katawan jete ? 
- Dia usah keton omba ikei, tau oloh beken omba.
- Isut bewei pisang bong kabon toh. 
- Basa Ngadju jaton bahali. 
- Ikei paham susah, lepah parei ikei awi danum. 
- Beken keton, beken ikei.
- Kilen, keton kasene akoe ? Kasene. 
- Hapus andau ie hong tana. 
- Andau jari hapus. 
-Has, itah omba kea akan ngawa oder : kangawa ! 
- Ayo keton!
-Sala toto jete. 
-Ie sala. 
- Keleh keton maja ikei kea. 
-Ie tau dengan keton. 
- Ela kalapean aku !
- Palus keton ! 
- Baya ije biti jari dumah. Kai!
- Mbuhen kalote?
- Kalotoh auch ewen: ... Awi te kalotoh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)