Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Ramadhan Bersinar: Muhammadiyah Kapuas Berikan Layanan Pengobatan Gratis dan Cek Kesehatan bagi 32 Warga

 


​Sinergi kemanusiaan yang digerakkan oleh keluarga besar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas kembali hadir di tengah masyarakat pada momentum bulan suci Ramadhan. Melalui kolaborasi apik antara Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU), Lazismu, dan MDMC, serta didukung penuh oleh berbagai Organisasi Otonom (Ortom), layanan pengobatan gratis ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian nyata. Kegiatan ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan medis, tetapi juga menjadi sarana dakwah sosial untuk mempererat silaturahmi antara persyarikatan dengan warga di wilayah Kabupaten Kapuas.


​Dalam pelaksanaannya, tim medis berhasil memberikan pelayanan kesehatan komprehensif kepada 32 orang warga. Selain pemeriksaan fisik umum, layanan kali ini mencakup pemeriksaan laboratorium sederhana yang sangat dibutuhkan masyarakat, yakni pengecekan gula darah, kolesterol, dan asam urat. Para pasien juga mendapatkan konsultasi medis mendalam serta pemberian obat-obatan secara cuma-cuma sesuai dengan hasil diagnosa. Keterlibatan Lazismu dalam dukungan pendanaan serta kesiapsiagaan operasional dari MDMC dan Ortom memastikan alur pelayanan berjalan tertib dan efisien di tengah suasana ibadah puasa.


​Aksi sosial ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mendeteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular, sehingga mereka tetap prima dalam menunaikan seluruh rangkaian ibadah di bulan suci. PDM Kapuas berkomitmen bahwa kolaborasi lintas lembaga ini akan terus diperkuat untuk merespons kebutuhan kesehatan masyarakat secara cepat di masa mendatang. Dengan tuntasnya pelayanan bagi 32 warga tersebut, Muhammadiyah Kapuas kembali menegaskan perannya sebagai gerakan yang tidak hanya berfokus pada aspek spiritual, tetapi juga aktif dan solutif dalam menjaga kesejahteraan serta kesehatan umat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"