Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Peringati HUT ke-52, DPD PPNI Kapuas Gelar Aksi Sosial dan Cek Kesehatan Gratis

 


​KUALA KAPUAS – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Kapuas menyemarakkan peringatan HUT PPNI ke-52 dengan menggelar aksi kemanusiaan di tengah masyarakat. Mengusung semangat kepedulian, para perawat yang tergabung dalam organisasi profesi ini membagikan ratusan paket takjil, hampers, hingga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma kepada warga sekitar.

​Kegiatan yang berlangsung meriah ini berfokus pada pemberian 300 paket takjil kepada para pengguna jalan dan masyarakat yang melintas. Tidak hanya sekadar berbagi kudapan berbuka puasa, DPD PPNI Kapuas juga menyiapkan hampers khusus sebagai bentuk apresiasi dan jalinan silaturahmi antar sesama tenaga kesehatan serta masyarakat yang membutuhkan.

​Selain berbagi makanan, poin utama dari aksi ini adalah penyediaan posko cek kesehatan gratis. Di lokasi tersebut, masyarakat dapat melakukan konsultasi singkat serta pemeriksaan tekanan darah dan gula darah. Layanan ini disambut antusias oleh warga, mengingat pentingnya memantau kondisi fisik, terutama bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

​Ketua DPD PPNI Kabupaten Kapuas menyampaikan bahwa momentum ulang tahun kali ini ingin difokuskan pada peran nyata perawat di luar lingkungan rumah sakit. Melalui kegiatan turun ke jalan ini, PPNI berharap keberadaan perawat semakin dirasakan manfaatnya secara langsung oleh publik, sekaligus memperkuat citra perawat sebagai mitra kesehatan masyarakat yang humanis.

​Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antar pengurus. Melalui aksi sosial ini, DPD PPNI Kabupaten Kapuas berkomitmen untuk terus konsisten dalam memberikan edukasi kesehatan dan pelayanan prima, sejalan dengan visi besar organisasi untuk menyehatkan bangsa dan menyejahterakan profesi perawat di wilayah Kabupaten Kapuas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"