Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

 

​KUALA KAPUAS – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh LazisMu sebagai lembaga amil zakat dan MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan.

​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan.

​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semangat keberpihakan dan berbagi kepada sesama. Dengan dukungan LazisMu, program ini menunjukkan akuntabilitas gerakan Muhammadiyah dalam mengelola amanah donatur untuk disalurkan kembali dalam bentuk aksi sosial yang bermanfaat langsung bagi warga di Bumi Panjebe Simpei.

​Keterlibatan MDMC dalam aksi ini juga memberikan warna tersendiri, di mana para relawan kemanusiaan tersebut memastikan seluruh proses pembagian takjil berjalan aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Momentum ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi dan penguatan ukhuwah antara Ortom, lembaga zakat, dan relawan bencana di lingkungan PDM Kapuas agar selalu siap bersinergi dalam misi kemanusiaan lainnya.

​Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan buka puasa internal untuk semakin mempererat ikatan kekeluargaan antar seluruh elemen Muhammadiyah di Kapuas. Diharapkan semangat kebersamaan antara AMM, LazisMu, dan MDMC ini dapat terus terjaga secara konsisten sebagai bukti nyata kontribusi Muhammadiyah dalam membangun harmoni dan kepedulian sosial di Kabupaten Kapuas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"