Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

 

KUALA KAPUAS – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh LazisMu sebagai lembaga amil zakat dan MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan.

​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan.

​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semangat keberpihakan dan berbagi kepada sesama. Dengan dukungan LazisMu, program ini menunjukkan akuntabilitas gerakan Muhammadiyah dalam mengelola amanah donatur untuk disalurkan kembali dalam bentuk aksi sosial yang bermanfaat langsung bagi warga di Bumi Panjebe Simpei.

​Keterlibatan MDMC dalam aksi ini juga memberikan warna tersendiri, di mana para relawan kemanusiaan tersebut memastikan seluruh proses pembagian takjil berjalan aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Momentum ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi dan penguatan ukhuwah antara Ortom, lembaga zakat, dan relawan bencana di lingkungan PDM Kapuas agar selalu siap bersinergi dalam misi kemanusiaan lainnya.

​Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan buka puasa internal untuk semakin mempererat ikatan kekeluargaan antar seluruh elemen Muhammadiyah di Kapuas. Diharapkan semangat kebersamaan antara AMM, LazisMu, dan MDMC ini dapat terus terjaga secara konsisten sebagai bukti nyata kontribusi Muhammadiyah dalam membangun harmoni dan kepedulian sosial di Kabupaten Kapuas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)