Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Muhammadiyah Kapuas Bersama Mitra Gelar Pengobatan Gratis dan Sunatan Massal di Desa Simpang Jaya

Barito Kuala – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), Lazismu, dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin serta Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI Kabupaten Kapuas, melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pengobatan gratis dan sunatan massal di Desa Simpang Jaya, Kecamatan Wanaraya, Kabupaten Barito Kuala.

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Sekitar 100 warga mengikuti layanan pengobatan gratis yang meliputi pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, serta pemberian obat sesuai kebutuhan. Selain itu, sebanyak 20 anak mengikuti program sunatan massal yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan dan relawan secara profesional dan mengutamakan keselamatan pasien.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala UPT Puskesmas Wanaraya beserta staf, yang memberikan dukungan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kehadiran pihak puskesmas menjadi bentuk sinergi yang baik antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, institusi pendidikan, dan organisasi profesi kesehatan dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan masyarakat.

Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa bakti sosial ini merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui kolaborasi antara MPKU, Lazismu, MDMC, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, dan BAPENA PPNI Kabupaten Kapuas, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.

Selain memberikan pelayanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan semangat gotong royong antar berbagai elemen masyarakat. Dengan semangat kemanusiaan dan pengabdian, Muhammadiyah Kapuas bersama seluruh mitra berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di berbagai wilayah sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta memperkuat kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)