Postingan

Menampilkan postingan dengan label BPOM

Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

MUI nyatakan vaksin COVID-19 halal dan BPOM nyatakan aman

Gambar
 Dalam konferensi pers Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia pada hari Senin, 11 Januari 2021 menyampaikan bahwa Vaksin COVID-19 buatan Sinovac Lifescience dan Biofarma aman digunakan dan mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA). Tingkat efektivitas vaksin ini adalah 65% masih lebih tinggi dari batas bawah WHO yaitu 50%. Majelis Ulama Indonesia juga menyampaikan fatwa bahwa vaksin ini suci dan halal dan dapat digunakan oleh masyarakat Indonesia.

Inspeksi Balai POM di Citimall

Gambar
Petugas sedang memeriksa sampel Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) tidak pandang bulu dalam melakukan pengawasan. Selain melakukan kepada para penjual wadai Ramadhan dan toko-toko yang ada di pasar, mereka juga melakukan pemeriksaan terhadap produk yang dijual oleh supermarket, salah satunya Citimall yang ada di Kuala Kapuas. Petugas sedang memilih sampel makanan Didampingi oleh dokter hewan, para petugas mengambil sampel produk untuk diuji penggunaan formalin dan keberadaan kuman salmonella dalam produk tersebut.

Inspeksi mendadak Balai POM ke penjual wadai Ramadhan

Gambar
Inspeksi penjual wadai Ramadhan ( Courtesy of Kastalani ) Pada hari Rabu, 15 Juni 2016, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (POM) dari Palangka Raya melakukan inspeksi mendadak kepada para penjual wadai Ramadhan yang ada di Kuala Kapuas. Inspeksi penjual wadai Ramadhan  ( Courtesy of Kastalani ) Dari inspeksi tersebut Balai POM menemukan makanan yang mengandung rhodamin B (pewarna tekstil). Makanan tersebut langsung dimusnahkan ditempat. Pak Kastalani (kiri) dan Pak Amor Patria (kanan) pendamping dari Kapuas  ( Courtesy of Kastalani ) Selama inspeksi tersebut, Balai POM didampingi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UMKM Kabupaten Kapuas serta petugas terkait lainnya.

Ramuan Tradisional ASI'E sudah terdaftar di BPOM

Kapuas patut berbangga karena salah satu produk obat tradisional asli dari Kabupaten Kapuas yaitu Ramuan Tradisional ASI'E sudah terdaftar di BPOM dengan keterangan sebagai berikut: Nomor registrasi : TR093208241 Bentuk Sediaan : Serbuk Kemasan : Dus, bungkus @ 100 gr Komposisi : Bahan-bahan lain; Ficus Delta Idea Klasifikasi : Obat Tradisional:: Obat Tradisional Lokal Produsen : CV. Citra Dayak Kapuas Sebenarnya sudah sejak lama proses pengurusan ijin ini dilakukan, namun karena ada kendala teknis, baru pada tahun ini ijin ini didapatkan.  Sumber: Badan POM

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)