Postingan

Menampilkan postingan dengan label HbA1c

Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Anggota Persadia Kapuas Periksa HbA1c

Gambar
Pengambilan darah untuk pemeriksaan HbA1c Pada hari Jum'at, 5 Juli 2013 bertempat di bagian belakang Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, dekat parkir, diselenggarakan kegiatan pemeriksaan HbA1c terhadap anggota Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Kabupaten Kapuas dan masyarakat umum. HbA1c adalah pemeriksaan laboratorium yang menunjukkan kadar gula dalam darah rata-rata dalam waktu 3 bulan sebelumnya. Pemeriksaan ini menunjukkan seberapa baiknya anda mengendalikan diabetes anda. Pemeriksaan ini diselingi dengan kegiatan Karaoke Keliling yang diselenggarakan oleh Kapuas TV Channel. Mereka yang diperiksa darahnya dihibur dengan berbagai lagu dari para artis lokal. Pemeriksaan HbA1c dilakukan oleh petugas laboratorium rumah sakit.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)