Postingan

Menampilkan postingan dengan label Mandomai

Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Berkunjung ke STM-GKE Mandomai

Gambar
Asrama STM-GKE Mandomai Pada hari Minggu, 1 September 2013, admin berkunjung ke Sekolah Teknik Menengah (STM) Gereja Kristen Evangelis (GKE) Mandomai. Sekolah ini terletak di Desa Saka Mangkahai, Kecamatan Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Menurut keterangan yang disampaikan oleh Bapak Sangkalemo N. Singam, mantan kepala sekolah di STM ini, peletakan batu pertama sekolah ini dilakukan pada tahun 1965 dan diresmikan oleh Kepala Kanwil Pendidikan Kalimantan Tengah, Wilson Ngantung pada tahun 1967. Pendirian sekolah ini merupakan bantuan dari Basel Mission. Ruang praktek kelas 3 Dari penuturan Bapak Sangkalemo, pada mulanya sekolah ini akan dibangun di Desa Barimba, Kecamatan Kapuas Hilir, tapi karena gereja tidak memiliki tanah yang mencukupi, maka dipindahkan ke Mandomai. Seandainya di Mandomai tidak ada tanah juga, maka sekolah ini akan dibangun di Sumatera. Sebelum Indonesia masuk G-20, bantuan dari Swiss untuk sekolah ini adalah 100%. Namun sejak Indonesia ...

Jembatan Konstruksi Bowstring Rangka Batang (Jembatan Gantung)

Gambar
Jembatan Pulau Mambulau (30 Agustus 2013) Menurut buku " Konstruksi Arsitektur " yang ditulis oleh Ir. Heinz Frick dan Moediartianto, jembatan ini memiliki bentangan yang cukup lebar. Fondasinya terdiri dari pelat beton bertulang. Rangkanya dibuat dari kayu ulin ( Lauraceae eusideroxylon zwageri ). Sambungan-sambungan menggunakan baut pasak khusus. Pelat jalan kendaraan berfungsi juga sebagai batang tarik bergantung di bawah konstruksi bowstring rangka batang. Konstruksi bowstring rangka batang terdiri dari elemen-elemen bowstring berukuran 6.00/3.60/2.20 m dengan bobot 1.6 ton. Dengan derek semuanya diangkat dari tongkang dan disambungkan pada bagian-bagian yang sudah ada. Jembatan Cukai (1-9-2013) Jembatan Cukai (1-9-2013) Jembatan-jembatan ini pernah dibangun oleh STM-GKE Mandomai 1973-1976 di kota Pulang Pisau, Mandomai dan Kuala Kapuas. Jembatan-jembatan tersebut adalah Jembatan Gantung yang menghubungkan Desa Saka Mangkahai dan Kelurahan Mandomai, Kecamata...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"