Postingan

Menampilkan postingan dengan label Mar'atus Shalilah

Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pengajian Mar'atus Shalihah

Gambar
Peserrta pengajian Mar'atu Shalihah Pada hari Jum'at, 20 Februari 2015 bertempat di rumah jabatan Wakil Bupati Kapuas dilaksanakan kegiatan pengajian rutin Majelis Ta'lim Mar'atus Shalihah. Pengajian ini merupakan gabungan dari beberapa majelis ta'lim yang ada di Kuala Kapuas. Pengajian ini diawali dengan pembacaan surat Yasin, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan shalawat Nabi. Dalam ceramahnya pemberi materi menyampaikan mengenai "kebaikan" dengan merujuk pada surat Al Baqarah ayat 177. Beliau menjelaskan bahwa kebaikan yang utama justru bukan sesuatu yang bisa dilihat oleh mata yaitu beriman kepada Allah, Malaikat, Kitab, dan Nabi. Setelah itu barulah Allah menyebutkan yang namanya kebaikan itu adalah memberikan harta kepada orang-orang yang dicintai dari kalangan kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, orang-orang yang dalam perjalanan, orang-orang yang meminta-minta dan orang-orang yang berada dalam belitan hutang.

Program Mukena Bersih

Gambar
Suasana pencanangan program Mukena Bersih Pada hari Kamis, 26 Juni 2014 bertempat di Masjid Al Mukarram, dilaksanakan kegiatan Mukena Bersih. Kegiatan ini merupakan inisiatif dari Kohati (HMI Cabang Kapuas). Kegiatan ini diikuti oleh gabungan pengajian Al-Mar'atus Shalihah.  Ibu Nor Afiati Muhajirin (Istri Wakil Bupati Kapuas) mengajak ibu-ibu untuk berpartisipasi dalam penyediaan mukena yang bersih di masjid-masjid. Beliau menyarankan agar ada ibu-ibu anggota yasinan yang menjadi relawan untuk mencuci mukena secara rutin di masjid-masjid. Beliau menyampaikan bahwa tadi pagi beliau bersama-sama dengan Kohati membersihkan mukena-mukena di masjid yang ada di Basarang dan Palingkau. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Ramadhan. Dalam kesempatan ini beliau membantu mukena baru untuk Masjid Agung Al Mukarram.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"