Postingan

Menampilkan postingan dengan label Premium

Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

SPBU Tidak Melayani Penjualan Premium Bersubsidi Kepada Kendaraan Dinas

Gambar
SPBU di Jalan Pemuda, Kuala Kapuas Sejak satu minggu yang lalu (1 Februari 2013) Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kuala Kapuas tidak melayani dan atau menyalurkan premium bersubsidi kepada kendaraan dinas milik Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, Badan Usaha Milik Negara dan Badan Usaha Milik Daerah. Ketika Informasi Kapuas mengunjungi kedua SPBU yang ada di Kuala Kapuas pada hari Rabu (6 Februari 2013), tidak tampak kendaraan dengan plat merah yang menggunakan Pertamax. Harga Pertamax pada hari itu adalah Rp 10.500 per liternya.

Harga Premium Eceran Mencapai Rp 7.500

Gambar
Antrian di depan SPBU Jalan Trans Kalimantan, Kabupaten Kapuas Gambar diatas menggambarkan antrian panjang di depan SPBU di Jalan Trans Kalimantan, Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Hal ini terjadi sebelum dibukanya SPBU setelah shalat Jum'at tanggal 27 April 2012. Antrian dari SPBU ini panjangnya mencapai 600 meter mencapai daerah Sei Selat. Disepanjang jalan Pemuda, Kuala Kapuas, para penjual bensin eceran kehabisan premium. Saat admin membeli bensin di eceran di Jalan Pemuda, harga per liter-nya mencapai Rp 7.500. Sewaktu admin menanyakan berapa lama beliau mengantri di SPBU, dia menjawab, "Sekitar 2,5 jam". 

Perbaikan di SPBU jalan trans Kalimantan

Gambar
Mesin yang sedang diperbaiki Bila antrian solar adalah hal yang biasa kita lihat setiap hari, kali ini antrian premium juga terjadi di SPBU di Jalan Trans Kalimantan. Hal ini terjadi karena sedang berlangsung perbaikan pada salah satu mesin yang ada di SPBU tersebut. Perbaikan ini mengakibatkan pengalihan aliran kendaraan roda dua ke tempat pengisian bensin untuk kendaraan roda empat. Antrian solar di SPBU Jalan Trans Kalimantan, Kuala Kapuas Disela-sela waktu menunggu, admin sempat mengobrol dengan seorang petugas di SPBU mengenai kelangkaan BBM. Beliau mengatakan bahwa biasanya solar akan datang sekitar jam 13.00 WIB. SPBU akan melayani pembelian solar sampai jam 17.00 WIB, setelah itu tutup untuk istirahat. Untuk hari Sabtu biasanya adalah sekitar 20.000 liter solar yang datang ke SPBU yang dipersiapkan untuk Sabtu siang sampai sore, kemudian akan dilanjutkan pada keesokan paginya.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)