Postingan

Menampilkan postingan dengan label Teluk Palinget

Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Jalan rusak di Teluk Palinget

Gambar
Video diatas menggambarkan kondisi kerusakan jalan di Teluk Palinget pada saat hujan dan sesudah hujan. Saat tidak ada kendaraan lain di jalan tersebut, perjalanan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 7-8 menit. Ketika banyak kendaraan yang melewati jalan rusak ini, maka perjalanan dapat ditempuh dalam waktu 10-11 menit. Padahal jaraknya sekitar 1 kilometer saja.

Mobil mogok ditarik dari Teluk Palinget sampai Selat Tengah

Gambar
Saat mengendarai mobil dari Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas kembali ke Kuala Kapuas, di tengah jalan saya mencium bau yang kurang enak. Awalnya saya pikir mungkin ini bau dari mobil yang berpapasan atau bau dari hasil pembakaran di pinggir jalan. Tapi ketika sudah cukup jauh, baunya masih konstan saja intensitasnya. Saya lalu berusaha untuk melihat ke depan, ke belakang, ke samping untuk melihat apakah ada yang terbakar, tapi tidak terlihat apa-apa. Ketika sampai di Desa Teluk Palinget, Kecamata Pulau Petak, saya secara sekilas melihat ke "dashboard" mobil, saya kaget karena penunjuk suhu mesin, menunjukkan mesin sangat panas, walaupun masih di pita kuning. Saya lalu mencari tempat parkir. Kemudian saya membeli air mineral dalam botol besar, kemudian mengisi radiator yang tampak kosong. Rupanya airnya langsung kosong lagi. Saya mengisi sampai empat botol besar. Setelah saya perhatikan rupanya bocornya bukan pada radiator, tapi pada saluran dari radiator ke mesin yang ...

Truk kesulitan melewati jalan berlubang

Gambar
Kejadian diatas berlangsung pada hari Rabu, 6 April 2016 di Desa Teluk Palinget, Kecamatan Pulau Petak, Kuala Kapuas, sekitar pukul 07.15 WIB. Truk ini sempat berhenti di tengah jalan, kemudian supirnya turun untuk melihat posisi rodanya. Setelah yakin posisi rodanya aman, barulah truk ini jalan kembali. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"