Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW - SMPN 1 Selat


Pada hari Selasa, 15 Februari 2011 bertempat di Masjid Riyadhul Jannah dilaksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW oleh para siswa SMPN 1 Selat. Kegiatan ini dihadiri oleh para siswa, guru dan para orang tuanya. Ceramah Maulid disampaikan oleh Bapak Nabhan, S.Ag, kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Selat. Berikut ini adalah sedikit catatan tentang ceramah tersebut:

Ketika hamil, Aminah sering mimpi yang bagus-bagus. Jadi ketika seorang wanita hamil dharapkan melakukan ibadah, mendengarkan berbagai ceramah/taujih, membaca Qur'an maka hal tersebut akan sangat berpengaruh terhadap janin yang dikandungnya.

Ketika tinggal bersama dengan Abu Thalib, beliau ikut mengembala kambing untuk membantu meringankan beban keluarga pamannya.

Salah satu mu'jizat terbesar Rasulullah adalah Qur'an. Didalamnya Allah berfirman bahwa Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat. Ayat yang pertama kali diturunkan Allah menunjukkan pentingnya belajar (yaitu Iqra' atau bacalah). Menuntut ilmu diwajibkan bagi kaum Muslimin. Barangsiapa yang ingin bahagia di dunia hendaknya dengan ilmu. Barangsiapa yang ingin bahagia di akhirat, hendaknya dengan ilmu. Barangsiapa yang ingin bahagia dunia dan akhiratnya, dengan ilmu juga (Hadits). Ilmu merupakan modal dasar dari orang beriman untuk beribadah. Bila ilmu tidak diamalkan seperti pohon kayu yang tidak berbuah. Barangsiapa yang menghidupkan sunnahku berarti mencintaiku. Barangsiapa yang mencintaiku maka akan bersamaku di surga (Hadits). Dua hal yang apabila kita berpegang kepadanya maka kita tidak akan sesat yaitu Qur'an dan Sunnah (Hadits). Sesungguhnya pada diri Rasulullah terdapat suri teladan yang baik (Q.S. Al-Ahzab, 33: 21). Sesungguhnya akhlak Rasulullah adalah Qur'an (Hadits).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)