Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Bincang-bincang dengan Bapak Dunis Iper

Perbincangan ini berlangsung di rumah beliau di Jalan Ranying Munting No. 15, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Beliau bercerita bahwa pada awalnya beliau sudah tidak ingin menyelesaikan penerjemahan kamis Dayak Ngaju - Indonesia yang ditulis oleh Hardeland, seorang misionaris yang pernah bertugas di Kalimantan Tengah pada tahun 1800-an. Ketika naskah yang sudah beliau buat diperiksa oleh Balai Bahasa yang ada di Jakarta, mereka mengatakan bahwa naskah yang beliau buat sudah layak untuk diterbitkan, karena kalau menunggu sampai sempurna, maka naskah tersebut tidak akan selesai-selesai. Memang kamus yang beliau buat ini tidak seperti aslinya, karena kalau menerjemahkan sesuai dengan aslinya, maka ukuran dari kamus ini akan berlipat dua dibandingkan dengan sekarang. Butuh waktu sekitar 3 tahun bagi beliau untuk menyelesaikan kamus ini.

Banyak orang dari berbagai tempat yang sudah berkunjung kepada beliau untuk mendapatkan Kamus dan buku-buku pelajaran Bahasa Dayak Ngaju yang beliau tulis. Pengunjung beliau yang berasal dari luar kota, umumnya membeli satu paket buku-buku Dayak Ngaju yang beliau tulis. Satu paket buku tersebut harganya Rp 930.000. Bila anda berminat dapat menghubungi beliau pada nomor telepon (0536) 3222342.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)