Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

Majelis Ta'lim Asy-Syifa' RSUD buka puasa bersama di Rutan Kapuas

Staf rumah sakit yang mengikuti buka puasa bersama di rutan
Kegiatan buka puasa bersama di Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas IIB Kuala Kapuas ini sudah rutin dilaksanakan oleh Majelis Ta'lim Asy-Syifa' RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Tahun ini kegiatan buka puasa bersama ini dilaksanakan pada hari Minggu, 7 Agustus 2011 yang bertempat di masjid rutan. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 60 orang anggota binaan rutan beserta jajaran dari rutan. Direktur RSUD beserta jajarannya juga hadir dalam pertemuan tersebut.


Kegiatan dimulai dengan sambutan dari direktur rumah sakit, dilanjutkan dengan sambutan dari pihak rutan, kemudian ceramah agama yang disampaikan oleh admin. Dalam kesempatan ini admin memotivasi para penghuni rutan untuk menjadikan keberadaan di tempat ini sebagai sebuah sarana untuk bersyukur. Kalau sekarang kita sulit untuk bergerak secara bebas, maka kelak kita lebih bisa mensyukuri kebebasan yang kita miliki. Kalau kita sekarang sulit untuk bisa pergi ke masjid secara leluasa, maka kita harus mensyukuri kelak kalau kita bisa ke masjid dengan leluasa.

Keberadaan di rutan membuat kita memiliki banyak waktu luang. Waktu ini dapat kita gunakan untuk memperbaiki kualitas ibadah kita. Kalau kita sekarang tidak bisa mengaji, inilah saatnya untuk belajar mengaji. Kalau kita tidak bisa shalat dengan benar, inilah saatnya untuk belajar shalat. Kalau kita sudah keluar dari rutan ini kita akan disibukkan dengan kegiatan mencari penghidupan. Bagi yang memiliki pengetahuan lebih diharapkan untuk bisa mengajarkan kepada saudaranya.

Sebisa mungkin ketika kita keluar dari rutan ini, kita bisa seperti Nabi Yusuf a.s. yang bisa mendapatkan amanah dari penguasa pada saat itu. Nah sebisa mungkin ketika kita keluar, kita bisa mendapat kepercayaan untuk memegang amanah yang lebih baik daripada sebelumnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas