Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pelatihan KPPBM - Video




Pelatihan ini diselenggarakan pada tanggal 25-29 Juli 2011 di Hotel Raudah, Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh 24 orang peserta yang merupakan unsur-unsur relawan, petugas puskesmas dan utusan dari seluruh PMI provinsi di pulau Kalimantan (Kalbar, Kalteng, Kalsel dan Kaltim). Fasilitator pelatihan berasal dari markas pusat PMI, PMI Provinsi Banten dan PMI Provinsi Sumatera Barat. Rencananya video diatas akan diupload sampai lima buah video yang rata-rata durasinya 15 menit. Silahkan menikmati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"