Ingin Memengaruhi Seseorang? Bukan Menggurui Jawabannya, Tapi Mendengarkan

Gambar
  Dalam hidup, kita seringkali ingin orang lain memahami dan menerima sudut pandang kita. Entah itu dengan pasangan, teman, atau rekan kerja. Ketika dihadapkan pada perbedaan pendapat mengenai sesuatu yang kita anggap penting, insting pertama kita biasanya adalah berusaha sekuat tenaga mempertahankan posisi kita. Kita merasa perlu untuk menjelaskan argumen kita sejelas mungkin. Namun, pernahkah Anda sadar bahwa semakin kuat Anda memegang pendapat, semakin sempit pula ruang percakapan yang ada? Diskusi yang seharusnya menjadi ajang eksplorasi ide berubah menjadi ajang saling melindungi ego. Begitu seseorang merasa diserang dan masuk ke mode bertahan, akan sangat sulit untuk mencapai kemajuan apa pun. Kekuatan dari Merasa Didengarkan Ternyata, ada cara lain yang lebih efektif. Cara tercepat untuk memengaruhi seseorang bukanlah dengan menggurui, melainkan dengan mendengarkan. Sebuah studi pada tahun 2017 oleh para peneliti Guy Itzchakov, Avraham Kluger, dan Dotan Castro membuktikan ha...

Tiga Ayah Tiga Anak

Ini pemandangan yang sangat mengharukan, melihat tiga orang ayah bersama dengan masing-masing anaknya yang masih dalam usia sekolah dasar melakukan shalat Subuh berjam'ah di langgar. Pemandangan ini merupakan pemandangan yang cukup langka di daerah kami mengingat biasanya di shalat Subuh, jarang anak kecil yang ikut melaksanakannya. Namun pagi ini merupakan sesuatu yang luar biasa.

Pembiasaan anak-anak untuk ikut shalat Subuh bersama orang tua harus dibiasakan dari kecil. Kalau sejak kecil mereka sudah biasa bangun subuh, maka ketika sudah besar, mereka tidak akan mengalami kesulita lagi untuk bangun subuh.

Ada kebiasaan lain yang juga harus dilatih sejak kecil yaitu tidak tidur lagi setelah shalat Subuh. Ini adalah sebuah kebiasaan yang memerlukan upaya cukup keras untuk melakukannya. Kalau anak-anak tidak diberikan aktivitas dipagi hari, maka mereka akan tidur setelah shalat Subuh. Bagi orang dewasa hal ini tentu akan mengurangi produktivitas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas