Sabtu, 30 November 2019

Merindukan Surga - Hadits ke-22 Arba'in Nabawi - Ustadz Suriani Jiddy, Lc

Setiap kaum Muslimin pasti merindukan surga karena kehidupan dunia ini sementara.

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan

(Q.S. Ali Imran, 3: 185)

At-takatsur adalah perlombaan dan kompetisi mengejar dunia. 

Hadits: Perbanyaklah oleh kalian mengingat pemutus kenikmatan

Hadits: Ada dua nikmat yang kebanyakan kita terpedaya olehnya yaitu nikmat kesehatan dan nikmat kesempatan. 

Hadits: Maka barangsiapa yang dihindarkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka dia adalah orang yang beruntung.

Kesuksesan di dunia tidak bisa dijadikan sebagai ukuran karena dunia adalah kesenangan yang semu. 

Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa". Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya". (Q.S. Al-Kahfi, 18: 110)

Syarat bagi orang yang merindukan surga:
  • beramal saleh
  • tidak menyekutukan Allah dalam beribadat kepada Tuhannya
Hadits: barangsiapa yang mau berjumpa dengan Allah, maka Allah juga mau berjumpa dengannya. Maka barangsiapa tidak mau berjumpa dengan Allah, maka Allah tidak mau berjumpa dengannya. 

Rasulullah menjelaskan dua kondisi manusia saat digotong ke kubur. Jenazah yang kita gotong berbicara, semua mendengar kecuali manusia. Jika yang kita gotong adalah orang yang beriman, saleh, yang merindukan surga berkata: Ayo segera, ayo segera. Kenapa mau cepat, karena dia mau istirahat dari lelahnya dunia, beratnya fitnah dunia. 

Dalam riwayat lain, Rasulullah menjelaskan ketika beliau sedang duduk bersama dengan para sahabat. Ketika lewat orang yang menggotong jenazah, beliau berkata: kira-kira jenazah yang tadi, jenazah yang mau istirahat atau makhluk yang ditinggalkannya yang istirahat. 

Ada tiga makhluk yang mau istirahat kalau ditinggalkan manusia: manusia, hewan, tumbuhan. 

Orang yang beriman akan beristirahat. Orang yang fajir, maka kita yang istirahat dari keonarannya. 

Yang kedua, manusia durjana, durhaka, dia berkata: hei kalian semua yang membawa saya, mau dibawa kemana saya. Kalau manusia mendengar, mereka akan pingsan mendengarnya. 

Agama menganjurkan kepada kita semua, maka segera kita urus jenazahnya, jangan ditunggu-tunggu. Kita berbaik sangka dia termasuk orang yang saleh yang mau istirahat. Untuk mendapatkan apa yang dijanjikan oleh orang-orang yang saleh. Telah aku siapkan bagi hamba-hamba-Ku yang saleh, sesuatu yang tidak pernah dilihat oleh mata, yang tidak pernah di dengar oleh telinga. Itulah kenikmatan surga.

Imam Ibnu Qayyim: meminta surga dan berlindung dari neraka adalah jalan para nabi, para aulia, orang-orang saleh.  

Ada orang yang mengatakan bahwa dalam beramal tidak boleh menginginkan surga, karena dianggap beramal meminta imbalan dan itu tidak ikhlas. Benarkah demikian. Itulah yang dijawab oleh Imam Ibnu Qayyim diatas. 

Kita menginginkan apa yang dijanjikan oleh Allah SWT. Kita beramal memang mengharapkan surga. 

Rasulullah SAW berdo'a minta surga: Ya Allah, aku memohon kepada engkau surga dan segala sesuatu yang mendekatkanku ke surga itu dan aku berlindung kepada Engkau yang Allah dari siksa neraka dan apa-apa yang mendekatkanku dari neraka tersebut. 

Yang berdo'a adalah Rasulullah yang sudah dijamin surga. Dosa yang belum dilakukan pun sudah diampuni. Rasulullah adalah ahli surga. Ada jaminan surga secara pasti kepada beliau.

Rindunya kita kepada surga dan takut kepada neraka tidak menafikan keikhlasan. Keikhlasan adalah beribadah kepada Allah yang telah menjanjikan kenikmatan surga dan menyampaikan ancaman bagi orang-orang yang menyombongkan diri dengan tidak beribadah kepada Allah.

Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak menyombongkan diri maka dia akan masuk ke dalam neraka.

Dan Allah membuat isteri Fir'aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: "Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam firdaus, dan selamatkanlah aku dari Fir'aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim. (Q.S. At-Tahrim, 66: 11)

Isteri Fir'aun bertahun-tahun menyembunyikan keimanan. Ketika diketahui dia beriman, dia diazab dengan siksa yang luar biasa. Disaat dia menghadapi siksa yang begitu berat, dia berdo'a agar diberikan rumah di surga. Lalu Allah membuka hijab surga. Dia tidak lagi merasakan beratnya siksaan tersebut. Dia meninggal dalam keadaan tersenyum karena melihat surga. 

Apakah iman orang yang beramal tidak mengharapkan surga, lebih baik imannya dari Asiyah yang sanggap menghadapi siksa yang luar biasa.

Orang yang beriman melihat surga (kenikmatan) atau perkara-perkara gaib yang disebutkan Allah dalam Qur'an, bukan dengan mata fisik tapi mata bashirah. Mata kita semakin sehat, semakin bisa melihat apa yang ada dihadapannya. Kalau mata kita sakit atau bermasalah, maka semakin kabur pula apa-apa yang ada didepannya. 

Begitu juga bashirah, yang bisa melihat hal-hal yang ghaib. Orang yang bashirahnya sehat, melihat kenikmatan surga seperti melihat apa-apa yang ada disekitar mereka. 

Ketika kami duduk di majelis Rasulullah, mereka mengatakan bahwa mereka seperti melihat surga di hadapan kami. Ketika Rasulullah menjelaskan neraka, seolah-olah melihat neraka di depan mata.

Seorang sahbat di Perang Uhud, ketika kaum Muslimin mengalami kekalahan. Banyak yang mundur, ada yang malah maju. Ketika ada yang bertanya mengapa dia maju, dia mengatakan bahwa dia mencium aroma surga dari balik bukit tersebut. Ini adalah bashirah.

Setelah peperangan selesai, para sahabat mencari jenazah sahabat tadi, tubuhnya sudah tercabik-cabik oleh tusukan pedang. 

Kita melihat surga dan neraka dengan mata hati. Sifat pertama orang yang bertakwa adalah beriman kepada yang ghaib. Inilah yang memotivasi kita untuk senantiasa beramal. 

Selasa, 26 November 2019

RSUD Kapuas jadi "Role Model" untuk pelayanan publik yang baik


Pada hari Jum'at, 22 November 2019, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas menerima Piagam Penghargaan dari Deputi Bidang Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sebagai Role Model Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Baik Tahun 2019 di Hotel Redtop Pecenongan, Jakarta. Penghargaan ini diterima oleh direktur rumah sakit, dr. Agus Waluyo, MM didampingi oleh penanggung jawab pelayanan publik Elvina Togalami, S.Kep, MM.

Minggu, 24 November 2019

Napak tilas Stasiun Tebet dan Stasiun Depok



Pada tahun 1986-1989, saya pernah menggunakan rute Depok - Tebet untuk menjalani pendidikan di SMA Negeri 8 Jakarta. Jadi pada hari Ahad, 24 November 2019, saya menyengaja untuk naik kereta dari Stasiun Tebet ke Depok. Ada perubahan besar pada stasiun ini karena sudah memakai stasiun standar, namun perubahan itu cuma pada bagian depan saja. Tempat menunggu kereta tidak banyak berubah. Tadinya saya berpikir got yang ada di pinggir stasiun ini sudah ditutup, ternyata tetap ada.

Menelusuri jalan baru ke Bandara Internasional Syamsudin Noor




Pada hari Sabtu, 23 November 2019, saya mencoba jalan baru menuju ke Bandara Internasional Syamsudin Noor dari Jalan Gubernur Syarkawi. Pada awal minggu ini saya baca di Banjarmasin Post bahwa jalan tersebut masih belum sepenuhnya diaspal, rupanya memang benar. Ada beberapa ruas jalan yang belum diaspal. 

Yang paling menarik adalah ketika saya sampai di dekat bandara, ternyata saya tidak diizinkan masuk, karena bandaranya belum beroperasi. Padahal pada koran yang saya baca tersebut diberitakan bahwa diusahakan pada hari Jum'at, 22 November 2019 yang lalu, bandara akan dibuka. Rupanya target tersebut belum tercapai.

Sabtu, 23 November 2019

Whisper - Nouman Ali Khan


Pada hari Sabtu, 23 November 2019 bertempat di  Balai Kartini, Nouman Ali Khan menyampaikan kuliah dengan judul "Whisper". Kegiatan ini diikuti oleh para penggemar Nouman Ali Khan yang berasal dari berbagai daerah dan negara. Admin sempat berbincang dengan peserta dari Belanda.

Jumat, 22 November 2019

Sosialisasi World Antibiotic Awareness Week di SMK Al-Amin Kapuas





Pada hari Rabu, 20 November 2019 bertempat di Sekolah Menengah Kejuruan Al-Amin Kapuas dilaksanakan kegiatan Sosialisasi World Antibiotic Awaress Week (WAAW). Bahan yang digunakan untuk sosialisasi ini diambil dari Center for Diasease Control-nya Amerika. Sosialisasi ini disampaikan kepada siswa-siswi kelas X, XI dan XII. Dalam kegiatan ini disajikan video-video, poster, tabel yang berkaitan tentang masalah antibitotika. Sosialisasi disampaikan oleh dr. Jum'atil Fajar, MHlthSc sebagai guru Ilmu Kesehatan Masyarakat di sekolah tersebut.

Senin, 18 November 2019

Peringatan Hari Kesehatan Nasional 2019 di Kuala Kapuas








Pada hari Ahad, 17 November 2019 bertempat di Lapangan Tembak Parikesit Kodim 1011 Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah, dilaksanakan kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional. Dalam kegiatan ini dilaksanakan berbagai macam kegiatan diantaranya senam, pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar perut, periksaan kadar CO2, pemeriksaan gula darah dan kolesterol. Kegiatan ini dibarengi dengan kegiatan peresmian lapangan tembak serta peluncuran Program Ketupat Kuning yaitu Ketuk Pintu Sehat Kurangi Stunting Sebagai Aksi Bersama Menuju Kapuas Bebas Stunting.