Minggu, 21 Oktober 2018

Oyek dari Pangkuh

Oyek (beras dari singkong)
Pada hari Rabu, 17 Oktober 2018 yang lalu, admin menerima bingkisan dari Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas. Pada awalnya admin menyangka ini adalah beras biasa.

Pada hari Ahad, 21 Oktober 2010 ini, admin ditawari sama istri mau mencoba oyek atau tidak. Rupanya beras yang admin bawa pulang kemarin adalah oyek (beras dari singkong) yang berasal dari Pangkuh.

Istri admin dapat pesan dari pengirim oyek tersebut bahwa oyek tersebut direndam dulu 1/2 jam setelah itu baru dikukus. Makannya pakai sambal kacang yang sudah disertakan bersama oyek tersebut. Wah rasanya enak sekali dan sambalnya pedas sekali.
Sambal kacang pendamping makan oyek

Jumat, 19 Oktober 2018

Indeks perbudakan di Indonesia

Data ini didapat dari Global Slavery Index

Populasi: 258.162.113
GDP: $11,632 (setara dengan Rp 178.353.456 - 1 dolar sama dengan 15.333 rupiah)
Peringkat prevalensi indeks: 74/167
Peringkat respon pemerintah: BB
Perkiraan jumlah yang hidup dalam perbudakan modern: 1.220.000 orang
Perkiraan proporsi yang hidup dalam perbudakan modern: 4,73/1000
Kerentanan terhadap perbudakan modern: 50,45/100

Untuk informasi lebih lanjut terhadap respon pemerintah dapat merujuk pada situs berikut ini:

https://www.globalslaveryindex.org/2018/data/country-data/indonesia/ 

Kamis, 18 Oktober 2018

Main kelereng di samping Masjid Al-Wardah Desa Mawar Mekar

Pada hari Rabu, 17 Oktober 2018 selesai shalat Zuhur di Masjid Al-Wardah, Desa Mawar Mekar, Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, admin melihat anak-anak bermain kelereng di samping masjid. 

Penyuluhan tentang rujukan online JKN di Radion Siaran Pemerintah Daerah


Penyuluhan / Promosi Kesehatan di Radio Siaran Pemerintah Daerah (91,4FM) tentang Sistem Rujukan Online BPJS dari Tim Promkes RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo bersama dr. Yessy Gusman, Arkani, S.Fisio, dan Slamet Prayogo, S.Kep, Ns, Rabu, 17 Oktober 2018
Dikirim oleh Phopo D Subrata pada Selasa, 16 Oktober 2018

Poliklinik pendahuluan (Foto koleksi Bernhard Vischer)

Foto diatas adalah poliklinik pendahuluan yang dibangun oleh Basel Mission. Poliklinik ini dikelola oleh dr. Carl Matheus Vischer. Di depan poliklinik ini disediakan ruang tunggu sederhana yang terbuat dari kayu. Poliklinik yang dibangun pada tahun 1927 ini berada di Barimba. (Sekarang kelurahan ini berada di Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Foto diatas dimuat seizin Bernhard Vischer.