Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pemanfaatan Puskestren Ponpes Al-Amin

Para guru berlatih menggunakan tensimeter
Pusat Kesehatan Pesantren (Puskestren) Pondok Pesantren Al-Amin mulai mengalami peningkatan kunjungan. Hampir setiap ada kunjungan dokter ke puskestren, sudah banyak santri yang ingin berobat atau berkonsultasi dengan masalah yang mereka hadapi. Masalah yang banyak dikeluhkan oleh santri adalah sakit perut. Hal ini diakibatkan oleh makan yang tidak teratur.

Dalam rangka memanfaatkan fasilitas yang dimiliki oleh puskestren, para guru dan petugas di puskestren meminta kepada dokter pembina untuk mengajarkan kepada mereka bagaimana menggunakan tensimeter (alat pengukur tekanan darah). Jadi pada saat dokter sedang berkunjung ke puskestren ini, diadakan pelatihan singkat mengenai cara pemanfaatan tensimeter air raksa yang dimiliki oleh puskestren. Dokter Puskesmas Sei Tatas yang baru, dr. Aya Sofia Filayeti sudah diminta untuk membantu membina puskestren ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"