Postingan

Menampilkan postingan dengan label Puskestren

Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Pembinaan Poskestren Ponpes Al-Amin oleh Puskesmas Sei Tatas

Pada hari Selasa, 18 Oktober 2011, dr. Aya Sofia mulai melakukan pembinaan terhadap Pos Kesehatan Pesantren di Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas. Sebagai dokter di Puskesmas Sei Tatas, pembinaan terhadap poskestren merupakan bagian dari pembinaan terhadap Upaya Kesehatan Sekolah (UKS) yang ada di pondok pesantren ini. Kegiatan awal yang beliau lakukan adalah melakukan pemetaan terhadap permasalahan yang ada di pondok pesantren. Setelah mendapatkan masukan dari para santri mengenai masalah-masalah kesehatan yang ada di sana, dalam pertemuan pertama kemarin (Selasa), beliau mulai memberikan penyuluhan tentang "Kutu yang ada di rambut" (Pediculus capitis). Beliau menjanjikan akan melakukan kunjungan pembinaan ke pondok pesantren ini sebanyak dua kali seminggu, yaitu pada hari Selasa dan hari Sabtu. Kunjungan ini akan dilakukan pada sore hari sesudah shalat Ashar yaitu pukul 15.00 WIB.

Pemanfaatan Puskestren Ponpes Al-Amin

Gambar
Para guru berlatih menggunakan tensimeter Pusat Kesehatan Pesantren (Puskestren) Pondok Pesantren Al-Amin mulai mengalami peningkatan kunjungan. Hampir setiap ada kunjungan dokter ke puskestren, sudah banyak santri yang ingin berobat atau berkonsultasi dengan masalah yang mereka hadapi. Masalah yang banyak dikeluhkan oleh santri adalah sakit perut. Hal ini diakibatkan oleh makan yang tidak teratur. Dalam rangka memanfaatkan fasilitas yang dimiliki oleh puskestren, para guru dan petugas di puskestren meminta kepada dokter pembina untuk mengajarkan kepada mereka bagaimana menggunakan tensimeter (alat pengukur tekanan darah). Jadi pada saat dokter sedang berkunjung ke puskestren ini, diadakan pelatihan singkat mengenai cara pemanfaatan tensimeter air raksa yang dimiliki oleh puskestren. Dokter Puskesmas Sei Tatas yang baru, dr. Aya Sofia Filayeti sudah diminta untuk membantu membina puskestren ini.

Pusat Kesehatan Pondok Pesantren Al-Amin

Gambar
Puskestren Ponpes Al-Amin tampak depan Kabupaten Kapuas tidak hanya memiliki Puskesmas, Pustu, Poskesdes, dan Polindes, sekarang mulai dikembangkan Puskestren (Pusat Kesehatan Pondok Pesantren). Salah satu poskestren yang ada di Kabupaten Kapuas terletak di Pondok Pesantren Al-Amin yang terletak di Jalan Pemuda Km. 20, Desa Anjir Palambang, Kecamatan Pulau Petak. Puskestren yang terletak di depan gedung pondok pesantren ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap, mulai dari meja periksa, tempat tidur untuk tempat periksa, tempat istirahat bagi petugas, berikut dengan obat-obatan sederhana bagi para santri yang sakit. Meja periksa, tempat untuk obat-obatan Tempat tidur untuk tempat pemeriksaan pasien Saat ini yang masih perlu disediakan oleh pondok pesantren adalah WC yang bisa digunakan oleh pasien dan juga petugas yang akan menginap di puskestren ini serta beberapa jenis obat-obatan yang akan sering digunakan oleh para santri yang sakit.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)