Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Data HIV-AIDS di Kalimantan Tengah - September 2011



2008
2009
2010
2011
Kasus HIV
-
-
21
32
Kasus AIDS
9
12
36
30

Data Tahun 2011 sampai bulan September

Bila kita melihat data diatas maka tampak bahwa ada peningkatan kasus HIV di Kalimantan Tengah. Mengingat kasus AIDS hanya muncul setelah sekitar 10 tahun infeksi oleh HIV, maka ada beberapa skenario mengenai kemungkinan infeksinya:
  • Infeksi dapat terjadi ketika penderita berada di Kalimantan Tengah
  • Infeksi terjadi ketika penderita berada diluar Kalimantan Tengah.
Bila penderita mendapatkan infeksi di Kalimantan Tengah, berarti sejak 10 tahun yang lalu, sudah ada penderita yang menularkan HIV kepada orang lain. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat di Kalimantan Tengah rentan terhadap infeksi oleh HIV.

Bila kita melihat laporan dari Kementerian Kesehatan tentang jumlah kasus AIDS menurut pekerjaan di Indonesia Tahun 2011 sampai bulan September maka yang paling banyak adalah Ibu Rumah Tangga. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak suami yang membawa oleh-oleh ke rumahnya, sehingga istri yang secara tradisional setia menunggu dirumah malah lebih banyak terinfeksi.

Sumber: Laporan Kasus HIV-AIDS di Indonesia sampai dengan September 2011 (Direktoral Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)