Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

FORPIS Kapuas Mengikuti Pertemuan Nasional di Solo

Utusan FORPIS se-Indonesia (Courtesy of PMI Kabupaten Kapuas)
Ketua Forum Remaja Palang Merah Indonesia (FORPIS) Kabupaten Kapuas, Tovan Dwi Pratama, mengikuti pertemuan Nasional FORPIS yang diselenggarakan di Solo mulai tangga 27-31 Desember 2011 yang lalu. Pertemuan tersebut membahas tentang program kerja tahun 2012 serta memilih ketua baru. Dalam pertemuan tersebut juga dibicarakan tentang kedudukan dan fungsi dari Forpis di masing-masing tingkatan serta bagaimana hubungannya dengan kepengurusan PMI dimasing-masing tingkatan. Diharapkan Forpis ini dapat mewadahi PMR Wira, Madya dan Mula sehingga berbagai kegiatan untuk memberdayakan generasi muda dapat terwujud.

Sumber : PMI Kabupaten Kapuas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"