Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Kebesaran Nabi Muhammad SAW


Oleh: Guru Gusti Rahmadi

Adab-adab melaksanakan Maulid:
  • Bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW
  • Tidak boleh sambil merokok
  • Dilaksanakan pada tempat-tempat yang terhormat (Masjid, Pesantren, Mushola)
  • Tempatnya bersih dan wangi
  • Tidak membaur laki-laki dan perempuan
  • Pada saat Marhaban berdiri, ada 2 keuntungan:
    • Menghormati Rasulullah
    • Kita sudah lama duduk, jadi bisa melepas lelah sejenak
Semua orang mengatakan bahwa Nabi Muhammad adalah orang yang:
  • Kharismatik
  • Mulia
Banyak orang yang besar karena :
  • Kekayaan
  • Pangkat dan jabatan
  • Keturunan
  • Dibesar-besarkan oleh pengikutnya
Nabi Muhammad SAW menjadi orang besar karena dibesarkan oleh Allah SWT. Sekali orang dibesarkan oleh Allah, selamanya dia  menjadi orang besar. Sekali Allah menjatuhkan seseorang, tidak ada orang yang bisa mengangkatnya.

"Tidaklah engkau diutus melainkan menjadi rahmat bagi sekalian alam" (21: 107)

Nabi kita cinta umatnya dari dunia sampai akhirat. Pemimpin kita saat ini hanya bisa mencintai umatnya di dunia. Kalau di akhirat para pemimpin itu tidak bisa berbuat apa-apa. Rasulullah hidup sederhana. Tempat tidur dari pelepah kurma. Sarapan pagi kadang-kadang sebutir kurma atau sepotong roti dengan air zam-zam. Pada saat miskin, Allah menawarkan kekayaan. Ya Allah silahkan Engkau memberi hamba harta kekayaan, tapi hal tersebut tidak bisa menenangkan hamba dari kekhawatiran umatku dari neraka. Saat menjelang wafat, Nabi mengumpulkan para sahabat. Hari terakhir, setelah selesai azan, Rasulullah belum masuk masjid. Bilal mendatangi rumah Rasulullah. Rasulullah memerintahkan kepada Abu Bakar untuk mengimami shalat. Abu Bakar menolak. Rasulullah dipapah ke masjid. Setelah shalat Rasulullah minta qishash dari para sahabat. Ada sahabat yang minta qishash, tapi rupanya dia hanya ingin memeluk tubuh Rasulullah.

Sebelum meninggal Rasulullah mengatakan:
  1. Dirikan shalat
  2. Jaga wanita
  3. Umatku-umatku
Napolen, Hitler, Julius Caesar sebelum meninggal yang diingat adalah kekasih mereka.

Saat dibangkitkan, Malaikat Ridwan disuruh untuk menyiapkan surga; Malaikat Malik diperintah untuk menyiapkan neraka. Rasulullah yang pertama kali dibangkitkan. Rasulullah langsung ingat dengan umatnya.

Barangsiapa mencintai sesuatu maka dia
  1. Sering menyebut-nyebutnya. Banyak-banyak baca shalawat. Allah dan malaikat bershalawat kepada Nabi. Hai orang-orang yang beriman bershalawatlah kepada Nabi.
  2. Melestarikan peninggalan Rasulullah : Qur'an dan Hadits
Guru Sekumpul :
  • Setelah shalat Maghrib jangan lupa baca Yasin dan Tabarak
  • Setelah shalat Subuh jangan lupa Yasin dan ....
Empat macam yang bisa membuat kita bahagia di dunia dan di akhirat
  1. Menuntut yang halal
  2. Bergaul dengan orang-orang shalih
  3. Pasangan yang shalih dan sholeh (Istri: dipandang, hatinya gembira)
  4. Memiliki anak yang taat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)