Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Gladi Bersih Pembukaan MTQ Kalteng XXVI Tahun 2012


Video streaming by Ustream
Pada hari Kamis, 26 April 2012 pukul 19.30 WIB bertempat di Stadion Panunjung Tarung diselenggarakan Gladi Bersih Pembukaan MTQ Kalteng XXVI. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Kapuas, Ir. H. Muhammad Mawardi, MM. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh petugas upacara yang terdiri dari unsur parade kafilah (pembawa papan nama kafilah), petugas pengibar bendera, paduan suara, sanggar tari dan marching band.

Informasi Kapuas melakukan uji coba untuk menyiarkan gladi bersih ini dengan mengggunakan handycam. Namun sayang kecepatan Telkom Speedy yang ada belum mampu untuk mengunggah gambar dengan resolusi tinggi. Akhirnya admin mencoba menggunakan webcam biasa saja untuk meliput kegiatan pembukaan ini. Rencana semula untuk bisa menggunakan "output" dari Jorong Production terpaksa dibatalkan.

Setelah gladi bersih, ada pengarahan dari Bupati Kapuas serta penyerahan bingkisan dari Ibu Hj. Aliyah Mawardi kepada seluruh petugas upacara yang diberikan secara simbolis kepada perwakilan seluruh unsurnya. Setelah itu dilanjutkan dengan evaluasi dari panitia. Dalam evaluasi ini disampaikan bahwa nada lagu Indonesia Raya tidak boleh menggunakan gaya Reggae. Kemudian dievaluasi juga masalah pencahayaan yang ada di lapangan yang kurang maksimal. Diharapkan pada saat pembukaan, masalah pencahayaan ini sudah selesai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)