Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Supervisi Direktorat Penunjang Medik Kemenkes RI ke RSUD

Tim kementerian kesehatan sedang mengunjungi laboratorium "darurat" RSUD
Pada hari Selasa, 29 Mei 2012, dua orang anggota tim dari Direktorat Penunjang Medik didampingi oleh dua orang staf Laboratorium Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah mengunjungi Laboratorium RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Kunjungan ini menindaklanjuti hasil laporan Pemantauan, Monitoring dan Evaluasi Patologi Klinis dari rumah sakit. Pihak kementerian kesehatan ingin menggali masalah yang ada dilaboratorium.

Mengingat laboratorium RSUD sedang menjalani rehabilitasi, anggota tim dibawa ke Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTD-RS) yang merupakan tempat untuk laboratorium sementara. Dalam supervisi ini mereka menemukan bahwa masih banyak yang harus dibenahi oleh laboratorium, baik dalam masalah standar prosedur operasional maupun dalam masalah keamanan bagi petugas selama melaksanakan tugas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)