Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Walikota H.M. Riban Satia Mendukung Kafilah Palangka Raya

Walikota Palangka Raya, H.M. Riban Satia, M.Si sedang memberikan sambutan
Dalam rangka memberikan dukungan moril kepada kafilah Palangka Raya, pada hari Sselasa, 1 April 2012 Walikota Palangka Raya, H.M. Riban Satia, M.Si berkunjung ke arena utama MTQ Kalteng XXVI Tahun 2012 di Stadion Panunjung Tarung, Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Beliau diminta untuk mencabut nomor door prize bagi para penonton. Setelah itu beliau diminta untuk menyampaikan sepatah dua patah kata.

Dalam sambutannya, beliau berharap bahwa Kabupaten Kapuas bisa terus melaksanakan berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional. Beliau juga berharap bahwa kehidupan masyarakat Kabupaten Kapuas bisa menjadi lebih sejahtera pada masa-masa yang akan datang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)