Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Pertemuan Koordinasi Program Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue

Suasana pertemuan koordinasi program P2-DBD
Pada hari Rabu, 20 Juni 2012 bertempat di ruang kerja Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas diselenggarakan Pertemuan Koordinasi Program Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue (P2-DBD). Dalam pertemuan ini dibahas antara lain situasi DBD di Kabupaten Kapuas, upaya-upaya yang telah dilakukan dan evaluasinya, serta menyepakati upaya-upaya penanggulangan.

Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan antara lain untuk meningkatkan penyuluhan dengan berbagai cara untuk mendidik masyarakat yang umumnya masih tidak memahami bagaimana pencegahan DBD yang efektif. Selain itu juga meningkatkan advokasi dan kerjasama lintas sektor di tingkat kecamatan, desa, agar semua pihak menyadari bahwa DBD adalah masalah bersama. Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN dengan 4M Plus) juga  diupayakan agar benar-benar dilaksanakan masyarakat, tidak hanya di lingkungan rumah, namun juga sampai sekolah-sekolah, rumah ibadah, dan tempat umum lainnya.

Penanggulangan DBD di Kapuas agar optimal tidak dapat lepas dari peran serta masyarakat dalam gerakan PSN rutin,  penemuan dan tatalaksana kasus sesuai protap, kemitraan dengan lintas sektor melalui Pokjanal (Kelompok Kerja Operasional) DBD, penanggulan vektor (nyamuk, jentik dan telur), serta  manajemen program. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)