Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Pemeriksaan Kesehatan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Tahun 2012

Ketua KPU (Novita) dan Ketua IDI (Rosihan Anwar) sedang menandatangani kesepakatan bersama
Pada hari Sabtu, 18 Agustus 2012 bertempat di ruang Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kapuas dilakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kapuas dengan Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kapuas tentang Pemeriksaan Kesehatan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Tahun 2012.
Foto bersama sesudah penandatanganan kesepakatan bersama
Penandatanganan ini dilakukan oleh Ketua KPU Kabupaten Kapuas, Novita, SH., M.Kn. dan Ketua IDI Cabang Kapuas, dr. Rosihan Anwar. Dalam kesepakatan bersama ini disebutkan bahwa pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh IDI Cabang Kapuas di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Pemeriksaan ini juga dapat bekerjasama dengan pihak diluar IDI Cabang Kapuas bila diperlukan. Penandatanganan ini disaksikan oleh empat orang anggota IDI yaitu dr. Diana Yuniarti, dr. Agus Waluyo, dr. Jum'atil Fajar dan dr. Tonun Irawaty. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"