Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Qurban di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo 1433 H / 2012 M

Informasi Kapuas mengunjungi rumah sakit pada hari Sabtu, 27 Oktober 2012 menjelang panitia Qurban rumah sakit menyelesaikan tugasnya. Enam buah sapi yang dipotong sudah hampir selesai dibagi dalam 500 buah kantong. Menurut keterangan M. Sholichuddin, satu kantong bisa berisi 400 gram daging sapi.

Kegiatan Qurban ini diawali dengan pemotongan hewan di Rumah Potong Hewan, Jalan Meranti, Kuala Kapuas. Setelah itu bagian potongan yang sudah dibersihkan jeroannya dibawa ke rumah sakit. Enam tim yang sudah dibagi langsung mengerjakan tugas mereka masing-masing. Sebelum shalat Zuhur, pekerjaan panitia sudah tuntas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)