Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Workshop Baseline Survey KPPBM (CBHFA)

Abdur Rofi (surveyor) sedang memberikan penyajian
Pada hari Selasa, 16 Oktober 2012 bertempat di Aula Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kapuas diselenggarakan kegiatan Workshop Baseline Survey Program Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM). Kegiatan ini dilaksanakan oleh PMI Kabupaten Kapuas dan dihadiri oleh sebagian pihak terkait dalam kegiatan ini diantaranya, PMI Pusat, PMI Provinsi, Dinas Kesehatan, Pimpinan Puskesmas dan petugas kesehatan dari Sei Tatas, Pulau Kupang dan Terusan Raya, serta pengurus dan staf PMI Kabupaten Kapuas.

Survei yang didahului dengan Focus Discussion Group ini mendapatkan banyak hal tentang pengetahuan masyarakat tentang tanda-tanda, penyebab, cara pencegahan dan cara pengobatan penyakit Diare, Malaria, TBC, Gizi Buruk, ISPA, dan hipertensi. Selain itu juga ada topik khusus yaitu keselamatan di sungai, di jalan raya dan tempat kerja.

Hasil workshop ini akan dijadikan sebagai strategi intervensi kepada masyarakat yang berada pada daerah proyek.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"