Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Pulang Pisau Belajar Dari Pilkada Kapuas

Informasi Kapuas mendapatkan kesempatan berbincang dengan tim kampanye salah satu bakal calon Bupati Pulang Pisau ketika sedang berkunjung ke Desa Gandang (Pangkoh V), Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau. Beliau menyampaikan bahwa mereka tidak akan menggunakan agama sebagai sarana untuk kampanye. Mereka akan mengajukan program kepada masyarakat dengan tidak menyinggung masalah putra daerah dan agama.

Dari perbincangan dengan salah satu bakal calon Bupati Pulang Pisau didapatkan informasi bahwa dari survei yang dilakukan oleh LSI dan Indo Barometer didapatkan hasil sudah ada bakal calon Bupati yang mendapatkan suara mencapai 61%. Namun data ini akan sangat dinamis nanti menjelang pilkada.

Ketika Informasi Kapuas mengajukan pertanyaan, apakah masyarakat mampu bertahan terhadap "money politic", mereka tidak bisa memberikan kepastian. Udara perubahan sangat terasa di Pulang Pisau.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)