Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Demonstrasi Pilkada Kapuas Senin, 3 Desember 2012


Pada hari Senin, 3 Desember 2012 para demonstran yang menginginkan keluarnya Bupati Kapuas melakukan demonstrasi di depan kantor DPRD Kabupaten Kapuas. Demonstrasi ini dihadiri oleh beberapa ratus orang demonstran. Mereka memarkir motornya di sekitar Bundaran Kecil dan Jalan Seroja, Kuala Kapuas.

Para demonstran menginginkan jawaban terhadap tuntutan mereka dapat ditanggapi dalam waktu tiga jam, bila tidak maka mereka tidak akan bertanggung jawab dengan apa yang akan terjadi. Pihak negosiator di gedung DPRD Kabupaten Kapuas meminta kepada massa untuk bisa menunggu selama tiga hari. Namun para demonstran tidak bisa menerima hal tersebut.

Sampai saat Informasi Kapuas meninggalkan tempat tersebut pada pukul 12.20 WIB demonstrasi masih berjalan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"