Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Perkebunan Sawit - Batas Kapuas Dengan Kalsel

Pada hari Jum'at, 29 Maret 2013 ketika menelusuri Desa Handiwung, Kecamatan Pulau Petak, langkah admin berlanjut ke Handil Pamitai. Ketika bertanya kepada masyarakat sekitar tentang ujung dari handil ini, mereka mengatakan diujungnya ada perkebunan kelapa sawit. Karena penasaran admin menelusuri handil tersebut sampai ke ujungnya. Setelah menempuh jalan sepanjang kurang lebih lima kilometer tampaklah perkebunan sawit sebagaimana gambar diatas.

Menurut keterangan warga yang pernah bekerja di perkebunan sawit ini, kepemilikan perkebunan ini sudah beralih kepada pemilik yang baru. Tapi warga kurang ingat dengan nama pemilik kebun sawit yang baru ini. Pada mulanya banyak warga Anjir Palambang yang bekerja di perkebunan sawit ini, tapi karena alasan jalan yang jelek, gaji yang kecil, mandor yang galak, dan lain-lain, banyak diantara mereka yang mengundurkan diri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)