Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pertemuan Dengan Pemangku Kepentingan - PMI Kabupaten Kapuas

Foto bersama peserta pertemuan pemangku kepentingan PMI
Pada hari Rabu, 20 November 2013 bertempat di Aula Hotel Raudah, PMI Kabupaten Kapuas menyelenggarakan pertemuan dengan para pemangku kepentingan. Hadir dalam pertemuan tersebut Camat Basarang, Lurah Pulau Kupang, Kepala Seksi pada Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Staf Kecamatan Selat, Pimpinan Puskesmas Sei Tatas, Pimpinan Puskesmas Pulau Kupang, Pimpinan Puskesmas Terusan Tengah dan anggota PMI Kecamatan Bataguh.

Dinas Sosial mengusulkan agar palang merah berkiprah menjadi perantara antara penyangdang masalah sosial dengan rumah sakit. Selain itu juga dapat mendorong para penyandang masalah sosial untuk dapat mengikuti latihan kerja, sehingga bisa mandiri.

Camat Basarang berharap agar palang merah dapat membentuk relawan desa di Kecamatan Basarang, sehingga program Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat dapat dilaksanakan disana. Selain itu beliau juga mengharapkan agar para perangkat desa dapat dibekali dengan ketrampilan pertolongan pertama.

Lurah Pulau Kupang mengharapkan agar PMI tetap melakukan pembinaan terhadap relawan desa. Pimpinan Puskesmas Sei Tatas mengusulkan agar PMI tetap melaksanakan kegiatan sekolah sehat, mengingat apa yang sudah dilaksanakan di Handiwung, dirasakan memberikan perubahan yang berarti dalam perilaku para anak didik. Pimpinan Puskesmas Pulau Kupang mengharapkan agar para relawan desa dapat aktif sebagai kader di posyandu. Sedangkan Pimpinan Puskesmas Terusan Tengah mengharapkan agar kegiatan yang sudah dilaksanakan ini dapat direplikasikan di Desa Bagutan Raya, termasuk penyediaan sarana dan pelatihan relawan desa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"