Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

Penyuluhan AIDS Bagi Guru-Guru SDIT Al-Amin Kapuas

Pada hari Jum'at, 7 Desember 2013 bertempat di ruang kelas V, SDIT Al-Amin Kapuas dilaksanakan kegiatan penyuluhan AIDS bagi para guru SDIT Al-Amin Kapuas. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian kampanye Hari AIDS Sedunia. Dalam penyuluhan tersebut disampaikan hal-hal yang mempercepat penularan penyakit ini seperti makin cepatnya transportasi, urbanisasi, praktek seks yang serba boleh serta penggunaan obat terlarang dengan injeksi.

Sebagian penderita HIV/AIDS berada di negara-negara berkembang. Saat ini makin banyak ibu rumah tangga yang menderita HIV/AIDS. Hal ini mengakibatkan semakin banyaknya anak-anak yang menderita HIV akibat tertular dari air susu ibunya. Kondisi ini mengakibatkan produktivitas suatu negara menjadi menurun.

Selain itu juga ditampilkan video yang menggambarkan bagaimana perkembangbiakan virus HIV mulai dari bagaimana mereka memasuki suatu sel, sampai melipatgandakan dirinya, menggunakan apa-apa yang ada di dalam sel tersebut.

Para guru yang sebagian besar sudah menikah tersebut disuguhkan dengan simulasi penggunaan kondom. Dijelaskan bahwa kondom bisa digunakan sebagai alat kontrasepsi bagi mereka yang menginginkan agar anak mereka bisa menyusu dengan ASI selama dua tahun. Selain itu juga dijelaskan bahwa bagi mereka yang mengalami ejakulasi dini, maka kondom dapat digunakan untuk mengurangi sensitifitas dari glans penis, sehingga hubungan seks bisa dilakukan agak lebih lama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas