Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Gerakan Menanam Tanaman Obat

Peserta pencanangan Gerakan Menanam Tanaman Obat
Pada hari Senin, 17 Februari 2014 bertempat di halaman Puskesmas Basarang, Kecamatan Basarang, diselenggarakan Gerakan Menanam Tanaman Obat. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Pusat Penerapan Teknologi Kesehatan dan Epidemiologi Klinis Kementerian Kesehatan, dr. Siswanto; Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan, dr. Trihono, dan Bupati Kapuas beserta jajarannya.

Dalam sambutannya, pihak Kementerian Kesehatan menyampaikan bahwa potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Kapuas dalam pengembangan Saintifikasi Jamu sangat besar. Kementerian Kesehatan pernah bekerjasama dengan Universitas Palangka Raya untuk melakukan pendataan tanaman yang dapat dijadikan sebagai jamu, ternyata dari tiga kecamatan yang disurvei, cukup banyak potensi yang dimiliki.

Keberadaan jamu akan sangat membantu masyarakat yang membutuhkannya, terutama untuk hal-hal yang bersifat promotif dan preventif. Dapat digunakan juga untuk pengobatan penyakit seperti hipertensi dan asam urat, sesuai dengan formulariun yang sudah dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan.

Dengan sudah terbentuknya Pokja Jamu di Kabupaten Kapuas, diharapkan peran masyarakat dalam menjadikan tanaman obat keluarga sebagai alternatif pengobatan dapat berkembang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"