Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

MTsN Selat Gelar Lomba Merecycle Sampah

Beberapa produk hasil recycle sampah
Kuala Kapuas (Inmas), Guna menumbuhkan  kesadaran untuk memanfaatkan sampah  dengan proses  daur ulang, maka MTsN Selat melalui Laskar Sanitasinya mengadakan lomba merecycle sampah. Kegiatan yang digagas oleh para Laskar Sanitasi diikuti oleh seluruh perwakilan dari masing-masing kelas yang seluruhnya berjumlah 18. Kegiatan yang dilaksanakan dibawah bimbingan Koordinator UKS Miftahul Hayati, S.Ag, mewajibkan seluruh peserta untuk menyulap  sampah menjadi barang yang dapat digunakan kembali.

Miftahul Hayati mengatakan, gagasan untuk mengadakan lomba mereycle sampah datang  dari para pengurus laskar sanitasi  merupakan ide cermerlang, untuk itu pihak madrasah langsung menyambut baik serta  mendukung gagasan tersebut.  

“Pihak madrasah sangat selalu mendukung dan mensuport setiap ide siswa seperti   perlombaan ini” kata Miftahul Hayati. Sabtu (5/4)

Kegiatan ini lanjutnya, dilakukan sebagai salah satu upaya mencipakan kreatifitas  siswa dalam memanfaatkan sampah  sehingga tidak dibuang dengan percuma. Disamping itu untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan guna mencegah berbagai pencemaran yang sebabkan oleh sampah.

Sementara itu ketua Laskar Sanitasi selaku Koordinator  Panitia Lomba Siti Maysarah yang saat ini duduk di kelas IX mengatakan, kegiatan ini  disambut antusias oleh siswa, ini terlihat dari banyaknya hasil daur ulang yang terkumpul, dengan berbagai bentuk sesuai kretaifitas masing-masing. Bagi peserta yang hasil kreasinya terpilih masuk nominasi pemenang akan diberi penghargaan.

“Sampai saat ini masih berlangsung proses  penilaian” kata Maysarah. (Dea Yasinta)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)