Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Sulitnya Medan di Kapuas Tengah

Jalan di Kapuas Tengah (Courtesy of Albiansyah)
Bertugas di kecamatan Kapuas tengah memiliki tantangan tertentu. Untuk menuju ke tempat tersebut dari Kuala Kapuas, kita harus melewati Kota Palangka Raya. Waktu tempuh ke sana bisa mencapai enam jam perjalanan. Dahulu, di jaman speedboat waktu tempuhnya 8 jam dengan satu kali istirahat makan siang di Desa Petak Putih, Kecamatan Timpah.

Saat ini jalan ke Pujon sudah mengalami pengerasan, sehingga lebih mudah untuk dijangkau. Namun dari Pujon ke desa-desa lain di wilayah Kecamatan Kapuas Tengah, kondisi jalan masih sangat memprihatinkan, sebagaimana terlihat dalam foto diatas. Pemerintah sudah merintis jalan menuju ke Sei Hanyu dari Pujon, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa diselesaikan.

Kesulitan mengakses desa-desa di sekitar Pujon membuat biaya transportasi di daerah ini menjadi mahal. Kemahalan ini memberi implikasi terhadap dana pelayanan kesehatan di Puskesmas. Meskipun Puskesmas sudah mendapat dana BOK dan BPJS Kesehatan, namun karena medannya sangat sulit, dana yang cukup besar tersebut pun dirasa masih kurang.

Kesulitan medan tidak membuat para petugas kesehatan, tenaga pendidik, petugas kecamatan mundur dari lokasi ini. Mereka yang tetap bertahan di lokasi yang sulit ini patut mendapatkan perhatian dari pemerintah.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)