Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

Sulitnya Medan di Kapuas Tengah

Jalan di Kapuas Tengah (Courtesy of Albiansyah)
Bertugas di kecamatan Kapuas tengah memiliki tantangan tertentu. Untuk menuju ke tempat tersebut dari Kuala Kapuas, kita harus melewati Kota Palangka Raya. Waktu tempuh ke sana bisa mencapai enam jam perjalanan. Dahulu, di jaman speedboat waktu tempuhnya 8 jam dengan satu kali istirahat makan siang di Desa Petak Putih, Kecamatan Timpah.

Saat ini jalan ke Pujon sudah mengalami pengerasan, sehingga lebih mudah untuk dijangkau. Namun dari Pujon ke desa-desa lain di wilayah Kecamatan Kapuas Tengah, kondisi jalan masih sangat memprihatinkan, sebagaimana terlihat dalam foto diatas. Pemerintah sudah merintis jalan menuju ke Sei Hanyu dari Pujon, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa diselesaikan.

Kesulitan mengakses desa-desa di sekitar Pujon membuat biaya transportasi di daerah ini menjadi mahal. Kemahalan ini memberi implikasi terhadap dana pelayanan kesehatan di Puskesmas. Meskipun Puskesmas sudah mendapat dana BOK dan BPJS Kesehatan, namun karena medannya sangat sulit, dana yang cukup besar tersebut pun dirasa masih kurang.

Kesulitan medan tidak membuat para petugas kesehatan, tenaga pendidik, petugas kecamatan mundur dari lokasi ini. Mereka yang tetap bertahan di lokasi yang sulit ini patut mendapatkan perhatian dari pemerintah.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas