Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Distribusi Hewan Qurban Panitia Hari-hari Besar Islam (PHBI)

Sapi qurban PHBI untuk Langgar Al-Inayah
Pada hari Kamis, 2 Oktober 2014, Panitia Hari-hari Besar Islam (PHBI) mendistribusikan hewan qurban berupa sapi. Sapi ini dibiayai dari  dana PHBI yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas. Sapi ini disalurkan sesuai dengan proposal dari masyarakat yang diterima oleh panitia dari berbagai macam sumber, mulai dari langgar, mushola, masjid, dan berbagai majelis ta'lim. Pendistribusian hewan qurban dibantu oleh petugas Kantor Urusan Agama (KUA) dari masing-masing kecamatan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"