Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Qurban di Majelis Ta'lim Asy-Syifa

Pemotongan kepala sapi
Berbeda dengan penyelenggara Qurban lain yang memotong kambing atau sapinya pada hari Sabtu atau Minggu, Majelis Ta'lim Asy-Syifa RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo melakukan pemotongan hewan qurban pada hari Senin, 6 Oktober 2014. Pemotongan dilaksanakan di Rumah Potong Hewan, Jalan Meranti, Kuala Kapuas. 6 ekor hewan qurban yang sudah dipotong dan dikuliti tersebut dibawa ke Mushola Asy-Syifa rumah sakit dan ditangani oleh enam tim yang sudah dibentuk. Kegiatan pemotongan berlangsung dari pagi sampai tengah hari.

Menurut keterangan Bapak Riyanto, seksi distribusi daging qurban, dari 798 kantong (@ 400 gram), 350 kantong didistribusikan kepada pengorban, 100 kantong untuk masyarakat dan sisanya dibagi kepada masyarakat yang ada di desa-desa sekitar Kuala Kapuas. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"