Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Qurban di Majelis Ta'lim Asy-Syifa

Pemotongan kepala sapi
Berbeda dengan penyelenggara Qurban lain yang memotong kambing atau sapinya pada hari Sabtu atau Minggu, Majelis Ta'lim Asy-Syifa RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo melakukan pemotongan hewan qurban pada hari Senin, 6 Oktober 2014. Pemotongan dilaksanakan di Rumah Potong Hewan, Jalan Meranti, Kuala Kapuas. 6 ekor hewan qurban yang sudah dipotong dan dikuliti tersebut dibawa ke Mushola Asy-Syifa rumah sakit dan ditangani oleh enam tim yang sudah dibentuk. Kegiatan pemotongan berlangsung dari pagi sampai tengah hari.

Menurut keterangan Bapak Riyanto, seksi distribusi daging qurban, dari 798 kantong (@ 400 gram), 350 kantong didistribusikan kepada pengorban, 100 kantong untuk masyarakat dan sisanya dibagi kepada masyarakat yang ada di desa-desa sekitar Kuala Kapuas. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)