Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pelatihan Strategi Pembelajaran TK/TPA Al-Qur'an BKPRMI Kecamatan Kapuas Murung Tahun 2014

Bapak Dadiyanto (kiri) dan kepala KUA Kecamatan Kapuas Murung
Kantor Urusan Agama Kecamatan Kapuas Murung menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Strategi Pembelajaran TK/TPA Al-Qur'an BKPRMI Kecamatan Kapuas Murung Tahun 2014 pada hari Selasa, 2 Desember 2014 di Masjid At-Taqwa, Desa Palingkau Lama, Kecamatan Kapuas Murung. Kegiatan ini diikuti oleh para guru-guru TPA dari empat kecamatan yaitu Kecamatan Mantangai, Kecamatan Dadahup, Kecamatan Kapuas Murung dan Kecamatan Pulau Petak. Jumlah peserta sekitar 150 orang. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"